Mendikdasmen Tinjau Revitalisasi Sekolah di Metro, Program di Lampung Serap Sekitar 25.000 Pekerja

Redaksi OLN MediaSabtu, 10 Oktober 2026 · 11.47 WIB · 2 menit baca
Mendikdasmen Tinjau Revitalisasi Sekolah di Metro, Program di Lampung Serap Sekitar 25.000 Pekerja
Ilustrasi ruang kelas. (Foto: Nathan Cima/Unsplash)

Jakarta, olnmedia.com – Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) Abdul Mu’ti meninjau pelaksanaan program revitalisasi sekolah di Kota Metro, Lampung, Kamis (8/10/2026). Dua sekolah yang ditinjau adalah SDN 5 Metro Timur dan SMPN 9 Metro.

Berdasarkan laporan ANTARA, SDN 5 Metro Timur menerima bantuan revitalisasi sebesar Rp1,84 miliar, sementara SMPN 9 Metro menerima Rp1,1 miliar. Progres pembangunan di kedua sekolah tersebut telah mencapai sekitar 50 persen dan ditargetkan rampung pada akhir November 2026, atau paling lambat pertengahan Desember 2026.

Selama pengerjaan, siswa SDN 5 Metro Timur menjalani pembelajaran sementara di sekolah lain karena seluruh ruang kelas sedang diperbaiki. Adapun SMPN 9 Metro menerapkan pembelajaran bergantian pagi dan siang dengan memanfaatkan ruang kelas yang tersisa.

1.737 Sekolah di Lampung

Pada 2026, sebanyak 56 sekolah di Kota Metro mendapat program revitalisasi dengan anggaran sekitar Rp34 miliar. Di tingkat Provinsi Lampung, program ini menyasar 1.737 sekolah. Menurut ANTARA, total anggaran revitalisasi di Lampung mencapai sekitar Rp1,3 triliun dan menyerap sekitar 25.000 pekerja.

Revitalisasi dilaksanakan secara swakelola oleh sekolah. Prioritas penerima bantuan adalah sekolah terdampak bencana, sekolah di daerah tertinggal, terdepan, dan terluar (3T), serta sekolah dengan tingkat kerusakan berat. Untuk kerusakan ringan, sekolah dapat memanfaatkan dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS).

READ  Evaluasi Sistem Pendidikan! Mendikdasmen Buka Suara Soal SD Negeri Sepi Peminat di Berbagai Daerah

Bukan Sekadar Bangunan

Abdul Mu’ti menegaskan bahwa revitalisasi tidak hanya bertujuan memperbaiki fisik bangunan, tetapi juga meningkatkan kualitas pembelajaran. Ia meminta kepala sekolah dan masyarakat untuk merawat serta menjaga kebersihan sekolah yang telah diperbaiki.

Selain revitalisasi, pemerintah juga menyalurkan perangkat digital ke sekolah. Pada 2025, sekolah di Lampung menerima 9.907 unit papan interaktif digital (interactive flat panel) dan 9.887 unit laptop.

Sumber: ANTARA (8/10/2026); Prioritastv (8/10/2026)

Bagikan artikel ini