Wonderful Indonesia Tourism Fair 2026 Digelar di JIExpo, Pertemukan Pembeli Mancanegara dengan Industri Wisata

Redaksi OLN MediaKamis, 15 Oktober 2026 · 12.33 WIB · 2 menit baca
Wonderful Indonesia Tourism Fair 2026 Digelar di JIExpo, Pertemukan Pembeli Mancanegara dengan Industri Wisata
Ilustrasi suasana pameran dagang. (Foto: Euronewsweek Media/Unsplash)

Jakarta, olnmedia.com – Wonderful Indonesia Tourism Fair (WITF) 2026 digelar pada 15–17 Oktober 2026 di Grand Ballroom JIExpo Kemayoran, Jakarta. Melalui siaran persnya, Kementerian Pariwisata (Kemenpar) menyebut ajang ini sebagai upaya memperkuat akses pariwisata Indonesia ke pasar internasional di tengah dinamika geopolitik global yang memengaruhi perjalanan dan pariwisata.

Tahun ini merupakan penyelenggaraan ketiga WITF sejak pertama kali digelar pada 2024. Pameran ini mempertemukan pelaku industri pariwisata, mulai dari pengelola destinasi, hotel, destination management company (DMC), maskapai, hingga atraksi wisata, dengan pembeli dari dalam dan luar negeri.

Pembeli dari puluhan negara

Dalam dua edisi sebelumnya, WITF menghadirkan 320 pembeli internasional dari 42 negara, 300 pembeli korporasi nasional, dan 470 penjual korporasi nasional. Menjelang edisi 2026, lebih dari 100 pembeli dari 32 negara dan 80 peserta pameran Indonesia tercatat telah mendaftar.

Temu bisnis dan konferensi

Program utama WITF 2026 berupa temu bisnis (business matching), jejaring, dan penandatanganan kontrak. Sesi konferensi membahas tren pariwisata, pariwisata berkelanjutan, kecerdasan buatan dan transformasi digital, pemasaran destinasi, investasi, penerbangan, perhotelan, MICE, hingga pariwisata berbasis masyarakat. Penyelenggara juga menyiapkan perjalanan familiarisasi sebelum dan sesudah acara bagi peserta yang memenuhi syarat.

READ  Pekerja Kantoran Wajib Tahu: Jangan Kelamaan Duduk Lebih dari 30 Menit, Tingkatkan Risiko Kematian Dini

Ketua Steering Committee WITF 2026 Budi Tirtawisata menyebut WITF sebagai platform tepercaya untuk pertukaran bisnis pariwisata. Ia berharap ajang ini menghasilkan koneksi yang lebih kuat dan membuka peluang baru bagi Jakarta dan Indonesia menuju pariwisata yang lebih kompetitif, inklusif, dan berkelanjutan.

Sementara itu, Ketua Umum Gabungan Industri Pariwisata Indonesia (GIPI) Hariyadi B. Sukamdani mengatakan acara ini menampilkan kekayaan warisan budaya Indonesia sekaligus merayakan perjalanan Jakarta menuju usia lima abad.

Sumber: Kemenpar (23/9/2026); Travel Weekly Asia (2026)

Bagikan artikel ini