IHSG Anjlok 2,59 Persen ke 5.936, Tinggalkan Level 6.000

Redaksi OLN MediaSenin, 12 Oktober 2026 · 23.28 WIB · 1 menit baca
IHSG Anjlok 2,59 Persen ke 5.936, Tinggalkan Level 6.000
Ilustrasi grafik pasar saham. (Foto: Nicholas Cappello/Unsplash)

Jakarta, olnmedia.com – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup melemah tajam pada perdagangan Senin (12/10/2026). IHSG turun 157,61 poin atau 2,59 persen ke level 5.936,15, meninggalkan level psikologis 6.000.

IHSG sempat dibuka menguat ke level 6.109,32 dan menyentuh level tertinggi harian 6.128,72 sebelum berbalik melemah hingga level terendah 5.917,39. Indeks LQ45 juga turun sekitar 1,8 persen ke level 590,9.

Seluruh Sektor Melemah

Menurut CNBC Indonesia, posisi penutupan tersebut merupakan yang terendah dalam sekitar tiga bulan terakhir, dengan seluruh sektor ditutup melemah. Sektor utilitas dan energi mencatat penurunan terdalam. Investor asing tercatat melakukan penjualan bersih sekitar Rp166,2 miliar.

Tekanan di pasar saham terjadi di tengah meningkatnya risiko geopolitik di Timur Tengah, harga minyak mentah Brent yang bertahan di atas USD 100 per barel, serta pelemahan nilai tukar rupiah.

Sorotan pada Risiko Reklasifikasi MSCI

Analis Phintraco Sekuritas Desy Erawati menilai pelaku pasar mencermati risiko reklasifikasi Indonesia oleh MSCI dari kategori pasar berkembang (emerging market) ke pasar perbatasan (frontier market). Keputusan terkait hal tersebut diperkirakan diumumkan pada akhir Oktober hingga November.

Pekan ini, pasar juga menantikan rilis data inflasi Amerika Serikat dan China pada 14 Oktober serta perkembangan dari Pertemuan Tahunan IMF–Bank Dunia yang berlangsung di Bangkok pada 12–18 Oktober 2026.

READ  Awal Pekan Bergejolak, IHSG Meradang ke 5.905 Pagi Ini dan 239 Saham Merah

Sumber: CNBC Indonesia (12/10/2026); Kumparan (12/10/2026); Kontan (12/10/2026); IDN Times (12/10/2026)

Bagikan artikel ini