Pesta Boneka #10 Hadirkan 193 Seniman dari 24 Negara di Yogyakarta

Redaksi OLN MediaSabtu, 10 Oktober 2026 · 11.47 WIB · 2 menit baca
Pesta Boneka #10 Hadirkan 193 Seniman dari 24 Negara di Yogyakarta
Ilustrasi boneka tradisional Indonesia. (Foto: Walyudin/Unsplash)

Jakarta, olnmedia.com – Festival teater boneka internasional Pesta Boneka #10 digelar di Yogyakarta pada 6–11 Oktober 2026. Festival yang diselenggarakan Papermoon Puppet Theatre ini menghadirkan 33 kelompok dengan total 193 seniman dari 24 negara.

Rangkaian acara dipusatkan di Kampoeng Media, Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta. Tahun ini, Pesta Boneka mengusung tema “Holding Hands” sekaligus menandai 20 tahun perjalanan Papermoon Puppet Theatre dalam berkarya.

Dipilih dari 106 Pendaftar

Ke-33 kelompok yang tampil dipilih dari 106 pendaftar asal 36 negara. Salah satu program utama festival adalah pertunjukan Shank’s Mare, adaptasi karya Tom Lee dari Yara Arts Group (Amerika Serikat) dan Koryu Nishikawa V, maestro boneka kuruma ningyo dari Jepang, yang melibatkan 16 seniman dari 10 negara.

Festival ini juga menampilkan HU木AN, pertunjukan sensorik yang dirancang khusus untuk anak-anak neurodivergen. Karya tersebut merupakan kolaborasi The Artground (Singapura), Sensorium Theatre (Australia), dan Papermoon Puppet Theatre. Selain pertunjukan, pengunjung dapat mengikuti lokakarya, pemutaran film, dan bazar kerajinan tangan.

Harga tiket pertunjukan dipatok Rp55 ribu, sementara anak usia tujuh tahun ke bawah tidak dikenai biaya. Sejumlah area luar ruang juga dapat dikunjungi secara gratis.

READ  Setelah 2 Dekade Berkarier, T.O.P Umumkan Siap Gelar Tur Fan Meeting Perdana di Asia!

Bertahan karena Saling Bergandengan

Pendiri Papermoon Puppet Theatre, Maria Tri Sulistyani atau Ria Papermoon, menjelaskan bahwa tema “Holding Hands” melanjutkan tema edisi sebelumnya, “Seeds of Hope”. Menurutnya, tema ini mengajak semua pihak untuk saling bergandengan tangan dan bergerak bersama. Ia menyebut Papermoon mampu bertahan selama dua dekade berkat dukungan banyak pihak, mengingat Pesta Boneka merupakan festival independen.

Pesta Boneka berawal pada 2008 sebagai program residensi yang mempertemukan seniman dari empat negara. Kini, festival tersebut berkembang menjadi festival boneka internasional independen yang digelar dua tahun sekali.

Sumber: ANTARA (9/10/2026); Radar Jogja (9/10/2026); Suara Jogja (5/10/2026); IDN Times Jogja (5/10/2026)

Bagikan artikel ini