Warga Alberta Ikuti Referendum Hari Ini, Termasuk Pertanyaan Soal Pemisahan dari Kanada

Edmonton, olnmedia.com – Warga Provinsi Alberta, Kanada, memberikan suara dalam referendum provinsi pada Senin (19/10/2026) waktu setempat. Referendum ini memuat 10 pertanyaan, salah satunya menyangkut kemungkinan pemisahan Alberta dari Kanada.
Pemungutan suara awal telah berlangsung pada 13–17 Oktober 2026. Pada hari pemungutan suara, pemilih wajib datang ke tempat pemungutan suara sesuai alamat tempat tinggalnya.
Sepuluh pertanyaan
Pertanyaan 1 sampai 9 berbentuk jawaban ya atau tidak. Pertanyaan 1–5 mencakup isu imigrasi, kelayakan penerima sejumlah program yang didanai provinsi, persyaratan domisili dan biaya bagi sebagian penduduk sementara, serta kewajiban bukti kewarganegaraan untuk memilih dalam pemilu provinsi. Pertanyaan 6–9 menyangkut kerja sama dengan provinsi lain untuk mengubah konstitusi, antara lain soal penunjukan hakim, penghapusan Senat, opsi keluar dari program federal tertentu dengan tetap menerima dana federal, dan prioritas hukum provinsi atas hukum federal di bidang tertentu.
Pertanyaan ke-10 meminta pemilih memilih antara dua opsi: Alberta tetap menjadi provinsi Kanada, atau Pemerintah Alberta memulai proses hukum sesuai Konstitusi Kanada untuk menggelar referendum provinsi yang mengikat tentang pemisahan Alberta dari Kanada.
Seluruh hasil referendum ini tidak mengikat secara hukum. Artinya, kemenangan opsi kedua pun tidak otomatis membuat Alberta merdeka atau mengubah batas wilayah. Pertanyaan pemisahan ini dimasukkan oleh pemerintahan Premier Alberta Danielle Smith setelah adanya petisi warga dari kedua pihak.
Hasil dalam 48 jam
Menurut Elections Alberta, pertanyaan ke-10 dihitung lebih dulu di setiap tempat pemungutan suara. Karena ada 10 pertanyaan, penghitungan tidak resmi wajib selesai paling lambat 48 jam setelah pemungutan suara ditutup, dan hasilnya diumumkan bertahap di situs resmi Elections Alberta.
Rata-rata survei yang dihimpun hingga 9 Oktober 2026 menunjukkan sekitar 70 persen responden memilih Alberta tetap menjadi bagian dari Kanada, sedangkan sekitar 22 persen mendukung dimulainya proses pemisahan. Jika proses pemisahan berlanjut, Undang-Undang Kejelasan (Clarity Act) tahun 2000 memberi wewenang kepada House of Commons untuk menilai apakah pertanyaan dan mayoritas dalam referendum berikutnya sudah cukup jelas.
Sumber: Elections Alberta; Otipemisiwak Métis Government (13/10/2026); The Rio Times (16/10/2026)




