Presiden Prabowo Luncurkan Dewan Nasional Kesejahteraan Keuangan, Fokus pada Ekonomi Keluarga

Jakarta, olnmedia.com – Presiden Prabowo Subianto meresmikan Dewan Nasional Kesejahteraan Keuangan (DNKK) dalam Rapat Koordinasi Nasional Tim Percepatan Akses Keuangan Daerah (Rakornas TPAKD) 2026 di JIExpo Kemayoran, Jakarta, Kamis (22/10/2026).
“Dengan ini saya resmikan pembentukan Dewan Nasional Kesejahteraan Keuangan,” kata Presiden Prabowo. Peresmian ditandai dengan penekanan tombol sirene bersama Menko Perekonomian Airlangga Hartarto, Gubernur Bank Indonesia Destry Damayanti, Ketua Dewan Komisioner OJK Friderica Widyasari Dewi, Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian, dan Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi.
Dari akses ke kesejahteraan
DNKK dibentuk berdasarkan Peraturan Pemerintah Nomor 42 Tahun 2026 dan menggantikan Dewan Nasional Keuangan Inklusif yang berdiri sejak 2006. Jika dewan sebelumnya berfokus pada perluasan akses masyarakat terhadap layanan keuangan, DNKK diarahkan pada kesejahteraan keuangan keluarga.
“Ekonomi terkecil di masyarakat kita adalah ekonomi keluarga,” ujar Airlangga, yang menjabat Ketua Harian DNKK. Ia menjelaskan tiga fokus dewan, yaitu kesehatan keuangan (financial wellness), ketahanan keuangan (financial resilience), dan rasa aman dalam mengelola keuangan (financial security), yang diukur di tingkat rumah tangga.
Susunan dewan
Presiden Prabowo menjabat sebagai Ketua DNKK, dengan Ketua Dewan Komisioner OJK sebagai Wakil Ketua, serta Gubernur Bank Indonesia dan Menteri Keuangan sebagai Wakil Ketua Harian. Sejumlah menteri duduk sebagai anggota. Di daerah, dewan ini akan memperkuat literasi keuangan dan pembiayaan bagi usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).
Berdasarkan Survei Nasional Literasi dan Inklusi Keuangan OJK 2026, indeks inklusi keuangan Indonesia tercatat 93,61 persen, sedangkan indeks literasi keuangan 69,57 persen.
Sumber: Kementerian Sekretariat Negara (22/10/2026); ANTARA (22/10/2026)




