Pemerintah Siapkan Stimulus Rp31 Triliun Akhir 2026: BSU, Bantuan Beras, hingga Diskon Tiket Nataru

Jakarta, olnmedia.com – Pemerintah menyiapkan stimulus ekonomi sekitar Rp31 triliun untuk kuartal IV 2026 guna menjaga daya beli masyarakat menjelang akhir tahun. “Stimulus tahun ini Rp31 triliun,” kata Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto.
Rincian stimulus disampaikan Airlangga dalam Sidang Kabinet Paripurna di Istana Kepresidenan, Jakarta, Rabu (21/10/2026). Dalam kesempatan itu, ia juga melaporkan ekonomi Indonesia tumbuh 5,45 persen, di atas rata-rata pertumbuhan global sekitar 3 persen.
Bantuan beras dan BSU
Komponen terbesar adalah bantuan pangan berupa beras 10 kilogram per bulan bagi 33,24 juta keluarga penerima manfaat dengan anggaran Rp17,54 triliun. Pemerintah juga menyalurkan Bantuan Subsidi Upah (BSU) sebesar Rp300.000 per bulan selama tiga bulan, yang dibayarkan sekaligus pada November–Desember kepada 13,3 juta pekerja, dengan anggaran Rp11,97 triliun.
Selain itu, program satu orang satu rekening dijalankan pada kuartal IV dengan anggaran Rp1,28 triliun.
Diskon tiket Nataru
Untuk libur Natal dan Tahun Baru (Nataru), pemerintah memberikan diskon tiket pesawat dan kapal laut sebesar 30 persen, harga khusus jasa kepelabuhanan dari ASDP, serta PPN ditanggung pemerintah untuk tiket pesawat domestik. Insentif ini diperkirakan dinikmati sekitar 6,6 juta orang dengan biaya sekitar Rp883,4 miliar. Menurut Airlangga, sebagian dukungan Nataru berasal dari luar APBN.
Mulai Januari 2027, pemerintah juga merencanakan program magang nasional bagi 150.000 peserta, vokasi nasional bagi 300.000 peserta, serta PPh ditanggung pemerintah bagi pekerja bergaji hingga Rp10 juta per bulan di seluruh sektor.
Sumber: Kementerian Sekretariat Negara (23/10/2026); Fortune Indonesia (22/10/2026); Suara.com (23/10/2026)




