Hari Wayang Nasional 2026 Diramaikan Pagelaran di Bogor dan Malang

Redaksi OLN MediaSabtu, 7 November 2026 · 14.22 WIB · 3 menit baca
Hari Wayang Nasional 2026 Diramaikan Pagelaran di Bogor dan Malang
Ilustrasi alat musik gamelan pengiring pertunjukan wayang. (Foto: Mufid Majnun/Unsplash)

Jakarta, olnmedia.com – Peringatan Hari Wayang Nasional yang jatuh setiap 7 November kembali dirayakan di berbagai daerah pada 2026. Sejumlah pemerintah daerah bersama Kementerian Kebudayaan menggelar pagelaran wayang terbuka untuk publik, mulai dari Balai Kota Bogor di Jawa Barat hingga Taman Krida Budaya di Malang, Jawa Timur.

Hari Wayang Nasional ditetapkan melalui Keputusan Presiden (Keppres) Nomor 30 Tahun 2018 yang ditandatangani Presiden Joko Widodo pada 17 Desember 2018. Menurut Sekretariat Kabinet, wayang dipandang sebagai aset budaya nasional yang memiliki nilai sangat berharga dalam pembentukan karakter dan jati diri bangsa. Penetapan ini bukan hari libur nasional.

Tanggal 7 November dipilih karena bertepatan dengan pengakuan UNESCO terhadap wayang sebagai Mahakarya Warisan Budaya Lisan dan Takbenda Manusia pada 7 November 2003. Dalam basis data UNESCO, wayang kemudian tercatat dalam Daftar Representatif Warisan Budaya Takbenda Kemanusiaan pada 2008.

Baca juga: Agenda Wisata November 2026: Borobudur Marathon hingga Festival Film Asia di Yogyakarta

Wayang Kembali Digelar di Balai Kota Bogor

Pemerintah Kota Bogor menggelar pertunjukan wayang di Balai Kota Bogor pada Jumat malam, 6 November 2026, bekerja sama dengan Kementerian Kebudayaan. Menurut laporan ANTARA, pertunjukan bertajuk “Dinasti Sunandar” itu menampilkan dalang dari keluarga Sunandar Sunarya dengan lakon Karna Tanding, memadukan wayang golek dan wayang kulit.

READ  Terungkap ke Publik, Alasan Erling Haaland Pertahankan Rambut Panjang Ternyata Berkat Nasihat Sosok Ini

Wali Kota Bogor Dedie A. Rachim menyebut sudah cukup lama Kota Bogor tidak menyelenggarakan pagelaran wayang di Balai Kota. “Malam hari ini kita merayakan Hari Wayang Nasional di Balai Kota,” ujarnya, seperti dikutip VIVA Bogor. Ia juga mengajak warga ikut melestarikan budaya Sunda, khususnya wayang golek.

Pertunjukan Gratis di Malang

Di Jawa Timur, Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Provinsi Jawa Timur menyiapkan pagelaran wayang akbar di Taman Krida Budaya Jawa Timur, Kota Malang, pada malam puncak Sabtu, 7 November 2026. Menurut Radar Malang, pertunjukan ini terbuka untuk umum tanpa dipungut biaya, termasuk bagi wisatawan mancanegara.

Pengunjung disarankan datang lebih awal karena potensi kepadatan lalu lintas dan keterbatasan area parkir di sekitar lokasi. Sebelumnya, Disbudpar Jatim juga menggelar pertunjukan ludruk di Gedung Kesenian Cak Durasim, Surabaya, pada 5 November 2026.

Regenerasi Dalang Jadi Perhatian

Peringatan Hari Wayang Nasional setiap tahun kerap dimanfaatkan untuk mendorong regenerasi dalang dan pengrawit. Pada peringatan tahun lalu, misalnya, Kementerian Kebudayaan mengapresiasi pagelaran wayang 24 jam di Boyolali, Jawa Tengah, yang melibatkan 34 dalang dari berbagai daerah, termasuk dalang cilik.

READ  BMKG: Awal Musim Hujan 2026/2027 Mundur di Sebagian Besar Wilayah, Puncaknya Desember hingga Februari

Bagi masyarakat yang ingin ikut merayakan, menonton pertunjukan wayang di daerah masing-masing, mengunjungi museum wayang, atau mengenalkan tokoh-tokoh pewayangan kepada anak dapat menjadi cara sederhana untuk menjaga warisan budaya ini tetap hidup.

Sumber: Sekretariat Kabinet RI; UNESCO; ANTARA; VIVA Bogor; Radar Malang; ANTARA Jateng

Pewarta: Redaksi OLN Media | Editor: Redaksi OLN Media

Bagikan artikel ini