WHO: Satu dari Empat Remaja di Dunia Tak Pernah Aktif Bergerak dalam Sepekan

Redaksi OLN MediaKamis, 5 November 2026 · 15.05 WIB · 2 menit baca
WHO: Satu dari Empat Remaja di Dunia Tak Pernah Aktif Bergerak dalam Sepekan
Ilustrasi remaja berolahraga di lapangan. (Foto: Hoseung Han/Unsplash)

Jenewa, olnmedia.com – Sekitar satu dari empat remaja di dunia, atau kira-kira 240 juta anak berusia 11–17 tahun, tidak melakukan aktivitas fisik sedang hingga berat selama minimal 60 menit pada satu hari pun dalam sepekan. Temuan itu berasal dari studi yang dimuat di jurnal The Lancet Global Health dan dirilis Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), Rabu (4/11/2026).

Studi tersebut menganalisis 389 survei di 140 negara dan wilayah yang melibatkan lebih dari 3,2 juta remaja. Rata-rata, remaja hanya aktif 2,7 hari per pekan, dan hanya 14 persen yang aktif setiap hari sesuai anjuran WHO, yakni minimal 60 menit aktivitas fisik setiap hari.

Baca juga: Hari Kesehatan Nasional ke-62 Usung Tema “Sehat untuk Semua”

Remaja Putri Lebih Jarang Bergerak

Kesenjangan antara remaja putra dan putri terlihat di hampir semua negara. Menurut WHO, 28 persen remaja putri tidak aktif sama sekali dalam sepekan, dibandingkan 22 persen remaja putra. Hanya 11 persen remaja putri yang aktif setiap hari, sementara remaja putra 17 persen.

Angka rata-rata 2,7 hari aktif per pekan tidak berubah sejak 2010. Studi ini juga mencatat tidak ada satu pun negara atau kawasan yang berada di jalur untuk mencapai target WHO menurunkan tingkat ketidakaktifan remaja hingga 2030.

READ  Seru Banget! Warga Bandung Asyik Saling Bertukar Barang Bekas di Ciwalk

Bukan Sekadar Soal Kemauan

Menurut para peneliti, perbedaan antarnegara banyak dipengaruhi faktor struktural seperti ketersediaan ruang publik yang aman, jalur pejalan kaki dan sepeda, lingkungan sekolah, serta norma sosial. “Jawabannya bukan menyuruh remaja berusaha lebih keras,” kata Direktur Jenderal WHO Tedros Adhanom Ghebreyesus. Ia mendorong pembangunan sekolah, jalan, dan lingkungan yang membuat bergerak dan bermain menjadi aman, mudah, dan wajar.

Kurang aktif bergerak merupakan faktor risiko utama penyakit jantung, diabetes tipe 2, dan sejumlah jenis kanker.

Sumber: WHO; Euronews

Pewarta: Redaksi OLN Media | Editor: Redaksi OLN Media

Bagikan artikel ini