Jakarta, olnmedia.com – Ekspansi teknologi agroteknologi Korea Selatan di Indonesia terus menunjukkan lompatan strategis. Perusahaan inovasi Smart Farm, KT FARMS Co., Ltd., tidak hanya berfokus pada produksi komoditas pangan, melainkan resmi membangun model ‘Industri Keenam’ yang mengintegrasikan sektor pertanian primer, pemrosesan sekunder, serta layanan tersier di Surabaya, Jawa Timur.
Di tengah laju urbanisasi yang pesat di Surabaya, penyediaan lapangan kerja berkualitas dan modernisasi infrastruktur pertanian menjadi kebutuhan mendesak. Kehadiran Smart Farm berbasis AI milik KT FARMS menawarkan solusi efisiensi tinggi melalui sistem otomatisasi. Dengan alokasi waktu kerja sekitar 1 hingga 2 jam per hari tanpa beban fisik berat, teknologi ini membuka peluang bagi para pemuda dan warga lokal untuk terjun ke bisnis pertanian modern dengan lebih inklusif.
Melalui proyek konvergensi Industri Keenam di Surabaya, hasil panen seperti stroberi premium dan jamur shiitake curcumin dari Smart Farm akan dihubungkan langsung dengan rantai nilai lokal. KT FARMS merancang integrasi fasilitas budidaya dengan pasar penjualan langsung (direct market), pusat kuliner, dan industri pengolahan makanan di kawasan sekitar. Pendekatan ini menjamin kesegaran bahan baku hingga 100 persen sekaligus mendongkrak nilai tambah produk secara maksimal.
Tak hanya itu, fasilitas Smart Farm itu sendiri dirancang menjadi destinasi wisata edukasi dan pengalaman interaktif bagi para wisatawan. Pengunjung dapat merasakan langsung pengalaman memetik buah serta mencicipi olahan jamur kaya nutrisi di lokasi. Integrasi antara sektor produksi, pengolahan, dan pariwisata ini diproyeksikan mampu menggerakkan roda ekonomi daerah, menciptakan sumber pendapatan baru, serta membangun ekosistem pertanian berkelanjutan di Kota Pahlawan.

