Jakarta, olnmedia.com – Sektor infrastruktur digital Asia Tenggara kembali menorehkan prestasi gemilang di panggung internasional. True Internet Data Center (True IDC), perusahaan penyedia layanan pusat data terkemuka yang didukung oleh raksasa bisnis CP Group dan Global Infrastructure Partners (GIP), secara resmi dinobatkan sebagai pemenang penghargaan bergengsi Digital Infrastructure of the Year dalam ajang IJGlobal Awards. Pencapaian ini sekaligus mempertegas komitmen strategis perusahaan untuk mentransformasi lanskap ekonomi digital Thailand melalui pengembangan proyek kawasan Mega Data Center di Koridor Ekonomi Timur (Eastern Economic Corridor/EEC).
Penghargaan internasional ini diberikan atas pengakuan terhadap model pendanaan yang kuat, keunggulan tata kelola teknologi, serta visi jangka panjang perusahaan dalam membangun infrastruktur digital yang berkelanjutan. Proyek pusat data raksasa di kawasan EEC tersebut dirancang dengan standar global untuk memenuhi lonjakan permintaan komputasi awan (cloud computing), pemrosesan data kecerdasan buatan (AI), dan kebutuhan penyimpanan data dari korporasi multinasional. Langkah ini dinilai strategis untuk memposisikan Thailand sebagai pusat hub digital utama yang baru di kawasan regional.
Pihak manajemen menjelaskan bahwa megaproyek ini tidak hanya mengedepankan kapasitas penyimpanan yang masif dan konektivitas berkecepatan tinggi, melainkan juga mengadopsi prinsip-prinsip ramah lingkungan (green data center). Penggunaan teknologi hemat energi, sistem pendingin inovatif, serta integrasi sumber energi terbarukan menjadi prioritas utama guna meminimalkan jejak emisi karbon operasional. Pendekatan berkelanjutan ini sejalan dengan komitmen para investor global di belakangnya untuk mendukung terciptanya ekosistem digital yang bersih dan bertanggung jawab.
Kemenangan di ajang internasional ini sekaligus menjadi katalisator positif yang memperkuat kepercayaan para investor global dan pelaku industri teknologi terhadap fundamental bisnis perusahaan. Kehadiran infrastruktur digital yang tangguh dan modern di kawasan ekonomi strategis seperti EEC diproyeksikan akan mempercepat digitalisasi sektor industri, menarik lebih banyak investasi asing langsung (FDI), serta menciptakan lapangan kerja baru di bidang teknologi tingkat tinggi. Ke depan, keberhasilan implementasi proyek Mega Data Center ini diharapkan mampu memperkokoh daya saing ekonomi digital kawasan Asia Tenggara di tengah persaingan global yang kian ketat.

